9 Tradisi Masyarakat Jawa Tengah dan Sisi Menariknya

0 16

Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki luas sekitar 32.801 km2. Dengan jumlah penduduk sekitar 32. 37 juta di tahun 2017 menjadikan banyak sekali keunikannya. Terlebih, dengan tradisinya yang terus berkembang dari zaman dahulu. Banyak sekali tradisi yang terdapat di Jawa Tengah yang mungkin sudah begitu dikenali masyarakat. Sbeleum itu kamu harus tau perbedaan adat istiadat dan tradisi. Nah, bagi anda yang tertarik untuk mengetahuinya maka jangan sampai ketinggalan. Inilah 9 tradisi masyarakat Jawa Tengah dan sisi menariknya.

Tradisi yang sudah ada di masyarakat memang memiliki fungsinya masing-masing. Terlebih, di wilayah pulau Jawa yang memang kental dengan sisi kepercayaannya. Meskipun begitu, rasa toleransi antar sesama di Jawa Tengah khususnya juga cukup tinggi. Minat masyarakat dalam tradisi yang diselenggarakan juga begitu antusias. Anda harus tahu, 9 tradisi masyarakat Jawa Tengah dan sisi menariknya pada artikel ini.

9 Tradisi Masyarakat Jawa Tengah Dan Sisi Menariknya

Tentu, banyak sekali tradisi masyarakat di daerah Jawa Tengah yang dapat anda pahami lebih jauh berikut ini.

  1. Tradisi Syawalan

Tradisi SyawalanTradisi masyarakat jawa tengah yang pertama yaitu Syawalan. Di Jawa Tengah, tradisi yang berkembang memang sangatlah pesat. Salah satunya yaitu syawalan yang berfungsi untuk menyambut lebaran ketupat yang jatuh tepat pada 8 Syawal. Beberapa daerah yang melaksanakan tradisi ini yaitu seperti di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Masyarakat beramai-ramai mengikuti seluruh proses syawalan termasuk mengunjungi makam para tokoh yang begitu disegani.

Menariknya, pada tradisi ini masyarakat akan ikut serta untuk menyediakan makanan berupa ketupat di tempat masing-masing. Jadi, para tetangga dapat berkunjung ke tempat lainnya agar dapat bersilaturahmi secara bersama-sama. Hal ini penting karena jawa merupakan tempat orang yang ramah dan bertoleransi tinggi.

  1. Tradisi 7 Bulanan

Tradisi 7 BulananTradisi ini biasa dikenal oleh masyarakat sebagai mitoni. Yang merupakan tradisi pada sasat seorang gadis menikah dan dalam masa hamil bulan ke 7. Proses tradisi ini berjalan sesuai dari kesepakatan pada keluarganya. Proses yang dilakukan yaitu membuat jadah lanang serta jadah wedok. Kemudian, mandi air kembang yang dilakukan oleh orang tua dari gadis tersebut.

Menariknya, proses ini memang hanya ada di daerah Jawa Tengah saja. Selain itu, ada juga masyarakat yang menambahkan berkat atau makanan box untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar. Hal ini berguna untuk membantu mendoakan yang baik mengenai proses kehamilan tersebut.

  1. Tradisi Ruwahan

Tradisi RuwahanRuwahan memiliki arti sebagai mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Terutama,bagi orang tua yang sudah meninggal dunia maka akan dikunjungi makannya. Tradisi ini dilakukan pada pertengahan bulan Ruwah, karena itu disebut sebagai Ruwahan. Masyarakat akan membersihkan makam bersama dengan keluarganya serta mendoakan juga.

Setelah itu, maka para keluarga akan membagikan sedikit sedekah kepada siapapun secara ikhlas. Baik berupa makanan ataupun hal yang lainnya. Umunya, yang dibagikan yaitu berupa nasi tumpeng ataupun box kepada para tetangga.

  1. Tradisi Selamatan Rumah

Tradisi Selamatan RumahOrang jawa memang masih sangat kental dengan unsur budayanya. Sejak zaman dahulu, tradisi selamatan rumah ini sudah ada. Fungsinya yaitu untuk bersama-sama mendoakan agar rumah yang telah dibuat dapat dihuni tanpa ada kendala lainnya. Menempati rumah baru tentu banyak orang jawa yang menganggapnya sebagai hal mistis dan perlu di doakan.

Menariknya, tradisi yang satu ini tidak akan lekang oleh waktu. Karena, memang sudah menjadi tradisi yang hampir berlaku di seluruh daerah Jawa Tengah tanpa terkecuali. Selain itu, dengan mengadakan tradisi budaya Jawa Tengah ini juga semakin mengenal tetangga untuk hidup secara bersosial.

  1. Tradisi Midodareni

Tradisi MidodareniNah, tradisi yang satu ini juga sangat unik untuk anda ketahui. Midodareni merupakan tradisi berlangsungnya lepas masa lajang serta mendengarkan pesan yang disampaikan oleh para orang tua dalam menjelang resepsi. Hal ini sangat baik karena akan mendengarkan berbagai macam arahan yang penting untuk jenjang rumah tangga kedepannya.

Menariknya, tradisi ini juga masih terus ada sampai saat ini. Seperti kemarin pada saat pernikahan anak dari presiden Joko Widodo yaitu Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Tentu, hal ini menjadi sorotan yang menarik untuk meningkatkan tradisi yang faktanya masih tetap berkembang !

  1. Tradisi Gunungan

Tradisi GununganDi daerah Jawa Tengah, tentu memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Terlebih, dengan hasil bumi yang sangat banyak maka mampu memberikan kecukupan dalam kehidupan. Di beberapa daerah, rasa syukur ini diwujudkan dengan adanya tradisi gunungan khususnya di keraton.

Akan terdapat beberapa hasil bumi yang disajikan bersama-sama untuk kemudian di bagikan. Menariknya, banyak sekali masyarakat dari luar daerah yang juga ikut serta tradisi ini. Tentu, tradisi yang satu ini memang sudah cukup dikenal oleh masyarakat sekitar. Semoga saja, masih tetap ada ya !

  1. Tradisi Ngapem

Tradisi NgapemMasih ada tradisi unik di daerah Jawa Tengah berupa ngapem. Yaitu tradisi membuat apem dalam rangka memasuki bulan ramadhan. Apem ini di artikkan sebagai pelambang Auffum yang merupakan ampunan dalam menyambut bulan suci ramadhan. Karena semua tahu, bulan suci ramadhan berarti memiliki banyak sekali berkah.

Untuk itulah, tradisi yang satu ini ada. Kemudian, apem yang telah dibuat akan dibagikan kepada mereka yang memang ingin. Baik kepada tetangga maupun siapapun yang berminat. Sudah pasti, selain rasanya yang enak juga begitu pas di lidah. Dijamin, tidak menyesal ikut serta tradisi ini.

  1. Tradisi Petik Panen

Tradisi Petik PanenDaerah Jawa Tengah terkenal akan tanaman yang begitu subur. Alam turut serta membantu dalam meningkatkan kualitas dari para petani. Nah, salah satu cara yang dilakukan untuk bersyukur kepada Allah SWT yaitu menggunakan tradisi petik panen. Tradisi ini sudah ada sejak lama dan masih terus ada

Dimana, tradisi ini berupa penyembelihan ayam yang kemudian dibuat menjadi ingkung. Kemudian, ayam tersebut dibawa beserta jajanan pasar ke sawah untuk kemudian dimakan bersama-sama sebelum melakukan panen. Sesuatu yang begitu menarik kan !

  1. Tradisi Muludan

tradisi masyarakat jawa tengah pada Tradisi MuludanTradisi masyarakat jawa tengah yang ke 9 yaitu Muludan. Merupakan tradisi dalam hal menyambut hari lahir Nabi Muhammad SAW. Banyak orang jawa yang mengadakan hal ini dengan maksud untuk bersama-sama berdoa dan berbuat kebaikan. Banyak yang akan dilakukan pada muludan seperti ceramah dari para ustad dan melakukan syukuran bersama.

Menariknya, banyak masyarakat yang ikut serta dan begitu menikmati tradisi ini. Tradisi ini memang memiliki nilai positif yang tinggi dan layak untuk tetap di abadikan. Jadi, jangan sampai telat mengikut tradisi muludan !

Begitulah ulasan lengkap 9 tradisi Jawa Tengah dan sisi menariknya versi GWSLUR. Sebagai masyarakat Indonesia, tentu harus ikut serta dalam melestarikan tradisi yang ada. Salah satunya dengan menyebarkan informasi ini, dengan begitu masyarakat daerah lain akan lebih mengenal keunikan Indonesia. Semoga bermanfaat !

Leave A Reply

Your email address will not be published.