Prestasi Anthoni Ginting Pemain Tunggal Putra Indonesia

Anthoni Ginting

0 10

Gwslur_id – Anthoni Ginting, dulur darjo pasti familiar nih dengan atlet bulutangkis yang akrab disapa Ginting. Pebulutangkis yang menjadi putra kebanggaan Indonesia ini, namanya meroket jadi perbincangan di semua jejaring sosial. Hmm..warbiasa ya!!

Perbincangan seputar atlet kelahiran Cimahi, 20 Oktober 1996 ini bermula dari pertandingan bulutangkis laga final beregu putra yang belum mengantarkan Ginting lolos menjadi pemenang. Pasalnya, di pertandingan tersebut Anthoni Sinisuka Ginting mengalami kram pada kakinya sehingga dengan berberat hati tidak dapat melanjutkan pertandingan sebagaimana mestinya.

FYI aja nih dulur, Istora Gelora Bung Karno, Senayan, menjadi saksi bisu bagaimana Ginting berjuang hingga titik darah penghabisan melawan Shi Yuqi dalam final bulutangkis putra Asian Games Rabu 22 Agustus 2018 lalu. Di set I, Ginting berhasil memimpin permainan dengan skor cukup jauh, 21-14. Set II, giliran China yang unggul dengan skor sangat tipis, 21-23. Ketegangan sekaligus keharuan dimulai saat gim penentuan. Di set ketiga, saat Anthoni Ginting unggul 16-15, kakinya kram hingga harus menepi. Setelah mendapat perawatan, ia kembali ke lapangan meski kondisi masih sulit berjalan, sungguh perjuangan yang patut mendapat apresiasi lebih dari standing applause semata. Meskipun saat skor jadi 20-21, Anthoni Ginting sudah tidak bisa lagi membendung rasa sakitnya. Ia terkapar di tepi lapangan dan memilih menyerah.

Sayangnya nih lur, ada beberapa netijen yang gak bisa nerima kekalahan Anthoni Ginting dan memilih untuk memberondong kritikan pedas yang menyayat hati, wow parah ya..padahal yang komen negatif itu belum tentu pernah mengaharumkan nama Indonesia lhoo.. untungnya mental tangguh Ginting enggan untuk menanggapi kritikan pedas netizen di Indonesia.

Ginting pun membuktikan kemampuan bermainnya dengan mengantarkan Indonesia lolos ke 16 besar pada pertandingan nomor perorangan Asian Games 2018 setelah mengalahkan atlet Iran, Mehran Shahbazi pada 24 Agustus 2018. Kemudian dilanjut dengan pencapaian Anthoni Ginting, meraih kemenangan dua set 21-18 dan 21-18 atas unggulan kedua asal Jepang, Kento Momota, pada laga 16 besar cabang olahraga bulutangkis Asian Games 2018, di Istora Senayan pada 25 Agustus 2018. Wah luar biasa ya lurr, mental atlet yang bangkit dari kekalahan tertunda sebelumnya, disusul dengan kemenangan yang bertubi-tubi. Nice !!

Atlet 21 tahun ini memulai karier sebagai pebulutangkis berprestasi semenjak duduk di bangku SD lho, dan pernah memenangkan MILO School Competition kategori tunggal putra SD di tahun 2008. Pada tahun 2012, Anthony kembali meraih juara pada kompetisi yang sama pada kategori tunggal putra tingkat SM. Dan sejak kecil dia sangat mengidolakan atlet bulutangkis legendaris Taufik Hidayat. Nah mungkin berkaca dari sederet prestasi yang telah dicapai idolanya ini, menjadi motivasi tersendiri bagi Ginting untuk terus mengukir prestasinya dalam mengharumkan nama Indonesia dimata dunia.

Spektakuler kan torehan prestasi yang telah diukir Anthoni Ginting, pelajaran berharga nih buat dulur darjo dan umumnya seluruh masyarakat Indoenesia agar lebih bijak dalam menyikapi suatu permasalahan, jangan sekali-sekali menilai seseorang dari kesalahannya apalagi mudah melontarkan komentar negatif yang bisa membuat orang lain tersayat hatinya..wadauuu..sekian dulu sedikit review tentang Anthony Ginting, tetap semangat menjadi putra kebanggaan Ibu Pertiwi..

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.