8 Macam Macam Tradisi Jawa dan Penjelasannya Lengkap

0 513

Pembahasan tradisi jawa ini tidak kalah bagusnya dengan suku terasing di dunia pada artikel sebelumnya. Jawa merupakan pulau yang berada di wilayah Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak. Total luas wilayahnya sendiri mencapai 128.298 km2 dengan penduduk mencapai 161 Juta. Jawa terbagi menjadi tiga bagian yaitu jawa tengah, jawa barat dan jawa timur. Menariknya, masih banyak tradisi yang terkembang di pulau jawa. Tentu, tradisi ini turun temurun dari zaman dahulu. Apa saja tradisi tersebut? Simak penjelasan lebih jelasnya mengenai macam macam tradisi jawa dibawah ini.

Di pulau Jawa, tradisi yang ada masih dijalankan dengan rutin. Karena, kepercayaan masyarakat akan sebuah tradisi juga masih cukup tinggi. Terlebih, setiap tradisi yang ada tentu memiliki artinya masing-masing. Seperti salah satunya tradisi sedekah laut yang kerap kali dilaksanakan memiliki arti sebagai simbol terimakasih. Hal ini cukup berarti, karena untuk membantu meningkatkan rasa syukur terhadap apa yang telah diperoleh. Berikut ini macam macam tradisi jawa yang masih ada hingga sekarang.

Macam Macam Tradisi Jawa Lengkap

Banyak sekali tradisi jawa yang masih berkembang sampai saat ini. Inilah beberapa tradisi yang tetap dilaksanakan.

  1. Tradisi Gunungan

Macam macam tradisi jawa Tradisi GununganSumber daya alam yang ada di wilayah Jawa Tengah sangatlah beragam. Hasil bumi yang ada sendiri sangatlah kaya dan begitu bermanfaat. Tradisi ini berguna untuk mewujudkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan. Masyarakat jawa tengah memang sangat kental dengan kepercayaan zaman dahulu.

Tradisi gunungan sendiri banyak dilakukan oleh daerah sekitar gunung. Masyarakat pedesaan banyak yang beranggapan bahwa dengan menjalankan tradisi ini akan tetap diberikan keberkahan.  Tradisi ini sudah begitu dikenal oleh daerah lain, dan tidak menutup kemungkinan banyak yang datang.

  1. Tradisi Ruwahan

Tradisi RuwahanTradisi ini berupa mendoakan orang yang sudah meninggal dunia. Keluarga maupun masyarakat akan berbondong-bondong menuju makam dari saudarannya. Mengapa dinamakan ruwahan? Karena, tradisi ini dilakukan pada pertengahan bulan ruwah. Selain mendoakan, saat mengunjungi makan juga akan membersihkan jika terdapat rumput.

Selanjutnya, dari keluarga akan membagikan sedekah kepada yang membutuhkan. Sedekah dapat dilakukan dengan banyak cara seperti makanan ataupun lainnya. Namun, yang banyak terlihat yaitu berupa nasi tumpen untuk para tetangga.

  1. Tradisi Ngapem

Tradisi NgapemMacam macam tradisi jawa ke 3 yaitu Tradisi Ngapem. Masyarakat jawa tengah masih banyak yang menjalankan tradisi ini. Ngapem merupakan tradisi membuat apem dalam rangka memasuki bulan ramadhan. Tradisi ini memiliki arti sebagai lambang ampunan dari bulan suci ramadhan. Bulan suci ramadhan tentu dijalankan setiap setahun sekali. Kerinduan terhadap ramadhan menjadikan masyarakat untuk lebih siap menerimanya.

Apem akan dibuat secara bersama-sama dengan warga lainnya. Kemudian, apem yang telah di buat akan di bagikan kepada semua masyarakat. Kepada semua yang berminat maka dapat mengambilnya. Apem memiliki rasa yang enak dan begitu khas. Banyak masyarakat yang menunggu waktu untuk memulai tradisi ini. Sampai saat ini, ngapem masih tetap dijalankan.

  1. Tradisi Festival Bandeng

Macam macam tradisi jawa Tradisi Festival BandengPernah mendengar tradisi yang satu ini? Merupakan tradisi yang menjadi kegiatan setiap tahunnya di wilayah Jawa Timur. Biasanya, terdapat di daerah Sidoarjo dan sekitarnya. Festival bandeng dilakukan dalam rangka memperingati hari besar islam maupun lainnya. Dengan  cara melakukan pelelangan bandeng secara besar-besaran.

Selain unik, tentu memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Jadi, masyarakat juga dapat membeli maupun menjual ikan bandeng saat sedang berlangsung. Mereka percaya, bahwa dengan mengadakan hal ini akan mewujudkan selalu rasa syukur. Festival bandeng sudah cukup banyak dikenal oleh masyarakat sekitar. Jadi, jika anda merupakan orang jawa timur maka wajib untuk melihatnya. Jangan sampai ketinggalan !

  1. Tumpeng Sewu

Tumpeng SewuAda tradisi menarik di wilayah Jawa Timur bernama tumpeng sewu. Tradisi ini merupakan tradisi islam di jawa timur yang turun temurun dari suku Osing. Di Banyuwangi tepatnya, tumpeng sewu akan di adakan seminggu sebelum idul Adha. Adapun fungsi adanya tradisi ini yaitu untuk bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.

Uniiknya ! Sebelum tradisi di laksanakan maka warga menjemur kasurnya secara bersama di halaman depan rumah. Selanjuntya, dilakukan dengan pembacaan ritual doa. Banyak dari masyarakat lain yang ingin tahu keunikannya. Sehingga, berbondong-bondong melihat secara langsung tradisi ini. Apakah anda tertarik untuk melihatnya?

  1. Tradisi Karapan Sapi

Tradisi Karapan SapiMacam macam tradisi jawa yang ke 6 yaitu karapan sapi. Karapan sapi merupakan tradisi dari wilayah Madura, Jawa Timur. Tradisi ini berupa  balapan menggunakan sapi. Setiap sapi akan dijalankan oleh seorang joki karapan. Joki berguna untuk memberikan arahan terhadap sapi agar dapat berlari secara cepat. Tradisi ini sampai saat ini masih tetap berlangsung dan menjadi ciri khas tersendiri.

Biasanya, karapan sapi di jalankan pada bulan agustus sampai dengan oktober. Jika di era dahulu karapan sapi untuk menemukan sapi terkuat. Maka, di era sekarang hanya digunakan sebagai perlombaan saja. Masyarakat begitu antusias dalam melihat tradisi yang satu ini. Bahkan, banyak orang rela datang dari luar pulau untuk melihat karapan sapi. Bagaimana, menarik bukan?

  1. Tradisi Nyekar

Tradisi NyekarDi daerah Jawa Barat masih banyak yang menjalankan tradisi nyekar. Merupakan tradisi untuk memberikan bunga dan membersihkan tempat makam keluarga ataupun saudara. Nyekar dilakukan dalam wujud peduli terhadap orang yang sudah meninggal. Saat proses nyekar, juga dapat membaca doa bersama-sama.

Keluarga juga dapat mengajak tetangga jika ingin melakukan nyekar secara bersama-sama. Tidak hanya pada satu makan saja, melainkan bisa banyak makam yang dikunjungi. Jadi, juga digunakan sebagai salah satu cara silaturahmi antar keluarga. Sudah pasti, banyak sekali manfaat dari tradisi ini. Umumnya, tradisi jawa barat berupa nyekar dilakukan saat sebelum idul fitri.

  1. Ngaruwat Bumi

Ngaruwat BumiMacam macam tradisi sunda salah satunya ialah ngaruwat bumi.  Bagi masyarakat jawa barat, tentu sudah cukup mengenal tradisi satu ini. Dimana, ngaruwat bumi memiliki artian sebagai syukur atas hasil bumi. Daerah jawa termasuk jawa barat memang memiliki hasil bumi yang cukup melimpah. Hasilnya, masyarakat cukup terbantu dengan kekayaan alamnya.

Tradisi ini dilakukan dengan cara warga akan berkumpul secara bersama-sama. Kemudian akan mengadakan iring-iringan dari pada hasil bumi. Seperti buah-buahan, sayuran dan lainnya. Selain itu, tradisi ini juga berguna dalam mengajak masyarakat agar lebih dekat kepada lainnya. Silahturahmi serta panen bersama-sama harus tetap dinikmati oleh semua lapisan. Disisi lain, masyarakat luar pulau juga kerap hadir untuk ikut meramaikan.

Begitulah ulasan lengkap macam macam tradisi jawa versi Tradisi Indonesia yang masih berkembang. Cukup banyak bukna? Tentu, setiap tradisi memiliki artinya masing-masing. Meskipun begitu, tradisi yang ada juga penting sebagai simbol masyarakat akan pelestarian budaya. Tradisi yang dijalankan juga baik untuk menarik minat wisatawan luar. Semoga bermanfaat !

Leave A Reply

Your email address will not be published.