8 Adat Istiadat Masyarakat Toraja Terlengkap 2019

0 1,777

Keragaman suku di Indonesia memang sangat banyak. Saat ini masyarakat suku toraja yang masih ada hanyalah kaum pendatang, karena suku asli yang turun dari nirwana dan mereka bermukim di Pulau Lebukan. Lalu dari Lebukan, mereka mendatangi pulau Sulawesi dan tinggal di daerah danau Tempe yang banyak ditinggali suku Bugis. Kemudian sebagian warga Bugis pindah ke Kandora dan Enrekang. Terciptalah suku Toraja, dan daerah yang ditinggali merupakan tana toraja. Pembahasan lebih lengkap selanjutnya untuk adat Istiadat masyarakat Toraja

Di dalam kehidupan bernegara, suku toraja sendiri membagi wilayahnya ke dalam 5 bagian yaitu Makale, Sangala, Mengkendek, dan masing-masing wilayah tersebut memiliki pimpinan yang biasa dipanggil dengan sebutan Puang, lalu untuk daerah Rantepao pimpinannya adalah Paringi dan wilayah Toraja Barat nama pemimpinnya yaitu Ma’dika. Mengenai adat istiadat suku toraja sangat kental berada di antara masyarakatnya. Simak lebih banyak tentang adat Istiadat masyarakat Toraja

Adat Istiadat Masyarakat Toraja Unik

Suku dari toraja sendiri memegang kepercayaan yang hamper sama dengan agama Hindu yaitu kepercayaan yang memiliki perbedaan tingkat yang dinamakan Alukta. Tingkat kepercayaan tersebut ada 4 yaitu Tana’bulaan, Tana’bassil, Tana’karurung, dan Tana’kua-kua. Lalu apa saja adat Istiadat masyarakat Toraja yang lainnya? Berikut ini akan diulas mengenai tradisi unik toraja:

  1. Upacara Pemakaman

Upacara PemakamanUpacara pemakaman yang ada di suku toraja ini biasa disebut dengan Rambu Solo. Melalui upacara Rambu Solo’ ini, Anda bisa menyaksikan bahwa masyarakat toraja sangat menghormati para leluhurnya. Prosesi upacara pemakaman yang dilakukan terdiri dari beberapa susunan acara dimana setiap acara tersebut bisa disaksikan mengenai nilai-nilai kebudayaannya yang ada hingga saat ini masih tetap dipertahankan oleh masyarakat Toraja.

  1. Macam-macam Kuburan

Macam-macam KuburanJika Anda pernah ke toraja dan bertanya-tanya mengenai beberapa objek wisata yang di sana justru menyuguhkan tempat wisata yang sedikit menyeramkan dan bukan memberikan keindahan alamnya. Hal ini karena adanya kuburan unik yang ada di toraja yang menjadi daya tarik bagi wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Kuburan di toraja sangat beraneka ragam, di sana ada kuburan gantung, kuburan batu, kuburan goa, dan kuburan pohon.

Dari macam-macam kuburan tersebut memiliki keunikan dan ceritanya masing-masing, seperti bayi yang telah meninggal dan belum tumbuh gigi sama sekali maka ia dimakamkan di Pohon Tarra dengan dimaksudkan agar bayi tersebut dapat meminum getah dari pohon sebagai ganti dari ASI (Air Susu Ibu).

  1. Rumah Adat Suku Toraja

Rumah Adat Suku TorajaRumah adat dari suku toraja ini dibangun dengan kayu yang ditumpuk-tumpuk serta diberi hiasan berupa ukiran yang mengambil warna dominan merah, kuning, dan hitam. Nama rumah yang menjadi khas ini diberi nama Tongkonan yang artinya duduk dengan berbagai macam keunikan rumah adat tongkonan. Tongkonan sendiri merupakan pusat dari kehidupan sosial suku toraja dan ritual-ritual yang berhubungan dengan rumah adat ini sangat oenting dalam kehidupan spiritualnya

Tongkonan sendiri bisa digunakan untuk menjalankan kehidupan spiritual dan rohani karena menurut kepercayaan, tongkonan ada zaman dahulu saat pertama kali dibangun yang lokasinya berada di surga danmemakai tiang utama yang jumlahnya empat Maka saat berada di bumi, bangunan ini juga digunakan untuk berkomunikasi dengan arwah dari para leluhur mereka. Tongkonan ini digunakan untuk menyelesaikan permasalahan penting dari anggota masyarakat.

  1. Adu Kerbau

8 Adat Istiadat Masyarakat Toraja Terlengkap 2019Adat istiadat masyarakat toraja yang ke 4 yaitu adu kerbau. Di toraja memang terkenal akan kerbaunya. Di sana juga memiliki tradisi adu kerbau atau biasa disebut dengan Ma’Pasilaga Tedong atau Tedong Silaga yang merupakan sebuah tradisi yang telah ada sejak zaman dahulu kala dan masih tetap dilestarikan sebagai salah satu bagian dari Rambu Solo hingga sekarang. Tradisi ini juga yang menjadi salah satu daya tarik dari suku toraja sendiri karena merupakan salah satu acara yang meriah dan menarik untuk disaksikan secara langsung.

  1. Cara Menyembelih Kerbau

Cara Menyembelih KerbauJika tadi berbicara mengenai adu kerbau, sekarang berbicara mengenai cara menyembelih kerbau yang khas dari suku toraja. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi yang bisa digunakan untuk menguji adrenalin karena beberapa orang yang berada di sana tidak berani menyaksikan acara ini secara langsung karena takut untuk melihatnya, akan tetapi bagi suku toraja ini merupakan tradisi yang sudah menjadi hal biasa bagi mereka dan akan terus dilakukan untuk melestarikan tradisi.

Nama dari kegiatan penyembelihan kerbau ini adalah Ma’Tinggoro Tedong. Dengan adanya Ma’Tinggoro Tedong ini yang menjadi awal penyebab Parang Toraja telah dikenal hingga ke luar Toraja karena ketajamannya yang cukup sekali tebas untuk membunuh seekor kerbau hingga mati.

  1. Upacara Penggantian Baju Jenazah

Upacara Penggantian Baju JenazahAdat istiadat masyarakat toraja ke 6 yaitu upacara penggantian baju jenazah. Upacara penggantian baju jenazah pada suku toraja sendiri sering disebut dengan Ma’Nene yang merupakan sebuah ritual atau kebiasaan dalam prosesi pemakaman yang cukup unik dan terasa menyeramkan. Jadi, mayat yang telah disemayamkan selama bertahun-tahun di sebuah tebing tinggi, kuburan batu, maupun kuburan pantai akan diupacarakan kembali dengan menggantikan semua pakaian dan juga mendandaninya seperti orang yang hidup.

Untuk tradisi ini pada zaman sekarang masih bisa dilihat di toraja dan sudah tidak lagi adanya mayat berjalan seperti yang terjadi pada zaman dahulu. Untuk yang sekarang tradisi tersebut hanya sebatas menggantikan baju jenazah lalu menggerakkannya seperti orang yang sedang berjalan.

  1. Adu Kaki

Adu KakiAdu kaki di tana toraja ini biasa disebut dengan Sisemba yang merupakan atraksi budaya toraja yang menarik karena atraksi ini lebih mirip dengan tawuran namun bedanya untuk sisemba ini hanya menggunakan kekuatan kaki. Acara ini diadakan setelah panen yang digunakan sebagai rasa syukur atas hasil panen. Sisemba ini dilakukan dengan melibatkan puluhan hingga ratusan orang namun tetap menggunakan rasa kekeluargaan sehingga tidak adanya rasa dendam di antara peserta.

  1. Tenun Toraja

Tenun TorajaKain tenun dari toraja ini adalah salah satu warisan dari leluhur yang masih dijaga kelestariannya hingga sekarang. Kain tenun toraja ini memiliki kedudukan yang sangat tinggi di dalam kebudayaan masyarakat toraja. Kain tenun memegang peranan penting dalam bermacam upacara adat dan berfungsi juga sebagai simbol kemakmuran dan juga kejayaan. Di masa yang lalu, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memiliki kain-kain ini misalnya kaum bangsawan.

Demikianlah ulasan singkat mengenai keunikan dari adat Istiadat masyarakat Toraja dari Budaya Indonesia yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut dan hingga kini masyarakat suku toraja masih melestarikan adat istiadat tersebut untuk menghormati para leluhur dan nenek moyang yang telah lebih dahulu melakukan hal-hal tersebut demi masyarakat suku toraja. Kurang lebihnya mohon maaf, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai bahan referensi bagi Anda sekalian. Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.