4 Hal Yang Menggambarkan Sidoarjo

0 168

GWS.id-Apa saja hal yang menggambarkan Sidoarjo? Sepertinya ini bukan pertanyaan yang sulit karena Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten yang berdekatan dengan ibu kota Jawa Timur. Apalagi setelah terjadi semburan lumpur panas Lapindo, kota ini jadi lebih terkenal di skala nasional maupun internasional, karena banyaknya media massa yang memberitakan sampai ditetapkannya semburan lumpur ini sebagai bencana nasional.

Hari Minggu, 28 Januari 2018 kemarin tim GWS menyempatkan diri untuk menikmati kota Sidoarjo dengan mengikuti kegiatan Car Free Day yang bertempat di sekitar alun-alun Sidoarjo. CFD menjadi aktivitas favorit warga untuk menikmati Minggu pagi dengan tenang tanpa ada kendaraan yang boleh melintas. Saat jalan-jalan di kegiatan CFD kami mengajukan beberapa pertanyaan kepada masyarakat Sidoarjo yang sedang menikmati aktivitas pagi seperti olah raga, sekedar berjalan-jalan, atau hanya ingin cuci mata dan membeli jajanan selama CFD berlangsung.

Pertanyaan yang kami ajukan adalah hal apa yang paling menggambarkan kota Sidoarjo?

Jawaban yang didapati sangat beragam, tapi jawaban yang paling sering dilontarkan oleh masyarakat Sidoarjo adalah; tambak, bandeng, udang, dan lumpur. Empat hal ini menjadi gambaran paling umum mengenai kota Sidoarjo. Lantas mengapa ke empat hal ini menggambarkan kota Sidoarjo, mari kita telusuri lebih jauh:

  1. Tambak

Tambak merupakan satu dari empat hal yang paling menggambarkan kota Sidoarjo. Bila kita perhatikan dalam tabel penggunaan lahan di kecamatan Sidoarjo berikut,

maka kita akan menemukan bahwa tambak memiliki jumlah yang paling tinggi, jadi tidak heran kalau sedang berada di Sidoarjo kita akan sering menjumpai tambak.

 

  1. Bandeng

Bandeng menjadi komoditas peternakan yang dominan di Sidoarjo, bahkan kota Sidoarjo menggunakan bandeng sebagai salah satu ikon logo nya untuk menggambarkan kekayaan alam Sidoarjo.

Dalam tabel diatas bila kita cermati kita akan mendapati jumlah hasil bandeng yang sangat tinggi.

Ikan yang secara global dikenal dengan nama milk fish ini dapat diolah ke dalam berbagai jenis masakan. Salah satu hasil olahan bandeng khas Sidoarjo yang sudah banyak dikenal masyarakat dan seringkali dibawa sebagai buah tangan adalah bandeng asap, selain itu kamu juga dapat menikmati olahan bandeng presto Sidoarjo sehingga kamu tidak akan terganggu dengan duri saat memakannya. Jika kamu berkunjung ke Sidoarjo, jangan lupa untuk membeli berbagai olahan bandeng ini.

 

  1. Udang

Udang menjadi satu ikon yang dicuplik ke dalam logo kabupaten Sidoarjo, menemani ikan bandeng. Tidak lain karena udang juga merupakan salah satu komoditas peternakan utama di Sidoarjo. Ada beberapa jenis udang yang dibudidayakan, antara lain udang windu, udang putih, dan udang campur, sebagaimana tertera pada tabel di atas. Udang juga dapat dijadikan berbagai olahan yang khas Sidoarjo, di antaranya adalah kerupuk udang dan terasi.

 

  1. Lumpur Lapindo

Lumpur adalah salah satu hal yang paling dikenal dari kota Sidoarjo. Semburan lumpur panas yang terjadi pada tahun 2006 membuat banyak lahan di daerah Sidoarjo selatan terendam, dan luas wilayah yang terendam lumpur mencapai 650 Hektare.

Karena dahsyatnya semburan yang terjadi, kejadian ini dianggap sebagai bencana nasional dan mendapat perhatian secara luas dalam skala nasional maupun internasional. Karena sering diberitakan di berbagai media, secara tidak langsung lumpur panas menjadi salah satu ikon kota Sidoarjo.

Sekarang, setelah 12 tahun hal itu terjadi, beberapa titik di lokasi semburan lumpur panas banyak dimanfaatkan oleh warga sebagai situs wisata yang dikelola secara mandiri. Kalau kamu pingin lihat secara langsung, cus saja menuju jalan raya Malang-Surabaya, pasti kamu akan bisa menemukannya dengan mudah karena tanggulnya yang besar dan terlihat jelas di pinggir jalan.

(dnm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.